Sunday, August 16, 2020

Apakah saya diberkati?

Mazmur 32:1 (TB)  Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi! 

Siapakah orang yang di berkati? Adalah mereka yang di ampuni pelanggarannya, dan dosanya tidak di ungkit-ungkit oleh Allah Yang Maha Tahu. 

Mazmur 103:12 (TB)  sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita. 

Tuhan mengampuni dosa-dosa kita, sehingga setitik cela pun tak dapat mempermalukan jiwa kita di hadapan-Nya. Ia tak sekedar mengampuni dosa, Ia juga menghapus cela dari dosa itu.

Yosua 5:9 (TB)  Dan berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Hari ini telah Kuhapuskan cela Mesir itu dari padamu." Itulah sebabnya nama tempat itu disebut Gilgal sampai sekarang.

Apakah jaminan pengampunan dosa kita? Apakah itu perbuatan baik? Bukan. Tetapi Kristus dan oleh darah-Nya. 

Efesus 1:7 (TB)  Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya, 

Ketika aku memiliki Kristus yang adalah pengampunan dosa, maka aku adalah orang yang di berkati.

Ketika beban terlalu berat bagi jiwaku, pengampunan dosa dari Allah adalah kebahagiaanku.

Friday, August 14, 2020

Ikutlah Yesus


"Ikutlah Aku" dua kata sederhana, namun penuh makna. Mengikut Yesus berarti meninggalkan rumah. Jangan salah sangka, meninggalkan rumah tak selamanya diartikan secara harfiah. Mengikut Yesus berarti meninggalkan kebiasaan dosa, pola pikir manusia lama, dan kenikmatan dunia demi mengikut Dia. 

Ada banyak hal yang mungkin menghambat kita mengikut Tuhan. Mungkin itu keluarga (bukan orang percaya), teman, dunia, bahkan dosa. Tuhan memanggil orang-orang yang terhilang, dan mengutus murid-murid yang telah diajari-Nya. Memanggil berbeda dengan mengutus. Namun jika tak ada panggilan, takkan ada pengutusan. 

"Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman pada waktu pencobaan di padang gurun" (Ibrani 3:7-8). 

"Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku." (Wahyu 3:20)

Dia Pribadi yang ramah. Ia bukanlah seorang Pribadi yang memaksakan kehendak-Nya. Yesus ingin setiap keluarga diselamatkan. Lebih dari itu, Ia mengasihi setiap domba-domba yang terhilang. Dan domba itu adalah aku dan kamu. 

Pertanyaannya, maukah kamu mengikut Dia?

Tuesday, July 7, 2020

Baca horoskop berbahaya? 😲😲

(Gambar : pixabay)

Membaca horoskop berarti sejatinya membuka diri kepada peramal-peramal yang di larang oleh Allah. Dunia akan mengatakan "Enggak apa-apa kok baca horoskop". Tetapi tidak dengan umat Kristen. Mengapa? Karena ada suatu bahaya di dalamnya. Tidak ada manusia yang mengetahui masa depan, kecuali Ia di beri karunia oleh Roh Allah atau berurusan dengan roh-roh jahat. Dan ya, hanya Tuhan lah satu-satunya yang mengetahui masa depan secara sempurna.

Imamat 19:31 (TB) Janganlah kamu berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal; janganlah kamu mencari mereka dan dengan demikian menjadi najis karena mereka; Akulah TUHAN, Allahmu.

Imamat 20:6 (TB) Orang yang berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal, yakni yang berzinah dengan bertanya kepada mereka, Aku sendiri akan menentang orang itu dan melenyapkan dia dari tengah-tengah bangsanya.

Imamat 20:27 (TB) Apabila seorang laki-laki atau perempuan dirasuk arwah atau roh peramal, pastilah mereka dihukum mati, yakni mereka harus dilontari dengan batu dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri."


Membaca horoskop tak ada bedanya dengan mereka yang mendatangi rumah dukun dan bertanya kepadanya. Lalu dukun itu akan "meramal" atau menebak apa yang sedang terjadi pada dirinya, apa yang akan terjadi pada dirinya, dan memberikan saran kepada dirinya. Tidak kah hal itu terdengar bodoh? Meminta setan untuk memimpin jalan kehidupan?. Hal itu dikatan najis oleh Tuhan. Mengapa? Karena roh manusia telah melakukan hubungan atau ikatan dengan roh jahat selain dari pada Roh Tuhan. Dikatakan "Akulah TUHAN, Allahmu" apa artinya? Artinya miliki lah relasi yang baik antara roh saudara dengan Roh-Nya sebagai Pencipta kita. Janganlah kita melakukan perzinahan dengan mengadakan ikatan dengan roh jahat.

Berpaling kepada roh-roh peramal berarti melakukan perzinahan rohani. Dan hal itu sangat-sangat di larang oleh Tuhan. Janganlah kita menyangka bahwa horoskop itu di ciptakan oleh manusia. Tentu saja tidak. Mereka memerlukan bantuan paranormal untuk melakukan nya. Meskipun ramalan nya "nampak" tepat, tetapi engkau dapat tersesat olehnya.

"Janganlah engkau bertanya kepadanya" tidak kah itu yang dilakukan oleh para pembaca horoskop? Bertanya kepada seseorang yang dianggap "pintar" namun bukan menurut Allah? Tuhan Allah memiliki anak-anak-Nya yang di penuhi oleh Roh Allah dan Roh Hikmat. Mengapa tidak menjaga diri dengan bertanya kepada mereka?

2 Tawarikh 33:6 (TB) Bahkan, ia mempersembahkan anak-anaknya sebagai korban dalam api di Lebak Ben-Hinom; ia melakukan ramal, telaah dan sihir, dan menghubungi para pemanggil arwah dan para pemanggil roh peramal. Ia melakukan banyak yang jahat di mata TUHAN, sehingga ia menimbulkan sakit hati-Nya.

Berurusan dengan peramal adalah sesuatu yang jahat di mata Tuhan. Dan hal itu menimbulkan sakit hati Tuhan.
Apa akibat berurusan dengan roh peramal? Apa akibat membuka diri terhadap roh peramal? Adalah membuka diri kepada kuasa roh jahat.

Yohanes 10:10 (TB) Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; 

Berurusan dengan peramal membuka diri kepada kutuk. Iblis akan datang untuk mencuri segala sukacita, damai sejahtera, kesehatan, membunuh hidup, dan membinasakan manusia. Faktanya adalah, sekalipun manusia tidak mengundang si iblis, ia akan berusaha masuk untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Terlebih lagi mereka yang menundukkan diri kepada kuasa si setan?

Mungkin ada orang yang berkata "Aku baca horoskop tapi aku akan terhindar dari dosanya." Sayangnya si iblis tak se "fair " itu. Ia adalah bapa segala dusta! Ia adalah pembunuh manusia. Ia begitu licik dan licin.

Jika seseorang yang telah melakukan dosa perzinahan rohani, apakah yang harus di lakukan? Adalah bertobat, mengakui dosa, dan memohon pelepasan. Yesus Kristus telah mati bagimu, dan ia memberikan hidupnya bagi dirimu. Dan ya, Ia tak segan-segan memberi kuasa Roh-Nya jika engkau mau meminta kepada-Nya.

"Aku (Yesus) datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan." -Yohanes 10:10

Jika saudara pernah berurusan dengan okultisme, dan kini si jahat sedang menguasai pikiran dan emosionalmu, doakan lah doa ini dengan suaramu jika engkau bersedia. Datanglah kepada Yesus dengan hati yang tulus, jujur, dan rendah hati. Berserulah kepada-Nya:

Tuhan Yesus Kristus, aku percaya bahwa Engkau telah mati bagi seluruh dosa-dosaku. Aku percaya Engkau telah menanggung kutuk bagi diriku, agar aku terlepas daripadanya. Saat ini, Engkau adalah Tuhan dan Juruselamatku. Tuhan, aku mengakui dosaku (sebutkan dosamu di hadapan-Nya secara spesifik). Tuhan, aku juga mengampuni mereka yang menyakiti aku, aku memilih untuk mengampuni mereka (sebutkan orang-orang yang menyakiti dirimu, dan lepaskan dirimu dari kepahitan). Dan Tuhan aku percaya bahwa Engkau telah menjadi kutuk bagiku, supaya aku terlepas dari kutuk yang menimpa diriku. Tuhan, aku lepaskan diriku, dalam Nama Yesus dari setiap kontak dengan kuasa si jahat. Dan sekarang ya Tuhan, oleh kuasa Namamu, aku berdiri untuk mentang mereka. (Ucapkan hal berikut kepada si jahat) Dalam nama Yesus, hai engkau roh jahat yang mengganggu hidupku, aku perintahkan engkau pergi dari diriku. Terimakasih Tuhan, aku percaya Engkau memberi kelepasan bagi diriku. Aku terima itu. Amen.

"Mari menjauhi diri dari dosa okultisme dan menjalin relasi yang baik dengan Tuhan." God bless you.

3 Jenis suara (Suara Tuhan, kedagingan, iblis)



Ibrani 2:1 (TB)  Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus.

Dalam kehidupan, kita akan menghadapi dan mendengar tiga jenis suara. Yaitu suara Tuhan, suara kedagingan, dan suara lawan (setan). Setiap jenis suara memiliki arusnya masing-masing. 

1. Suara Tuhan

"Ia membimbing aku ke air yang tenang". Suara Tuhan selalu di tandai dengan hadirnya damai sejahtera dan sukacita di dalam hati. "Sebab soal kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus." (Roma 14:17). Ketika kita mendengarkan suara Tuhan, maka suara itu seharusnya suara yang ramah, tenang, dan tidak ternoda dengan hawa nafsu. Tetapi suara yang memimpin kepada "hidup dan damai sejahtera" (Roma 8:6). Bagaimana kita tahu bahwa itu adalah suara Tuhan? Pertama, karena setiap orang percaya telah menerima suatu pengurapan untuk mengenal suara Tuhan (1 Yohanes 2:20). Kedua, suara itu seharusnya membuat kita "bersukacita" dan semakin dekat dengan Tuhan. Ketiga, suara itu seharusnya menimbulkan kehangatan dalam hati kepada Tuhan Yesus. Jika itu suara Tuhan, maka seharusnya kita mendengarnya di bagian terdalam diri kita, yaitu roh. 

2. Suara kedagingan (Suara dosa) 

Bagaimana kita dapat mengerti suara kedagingan? Adalah mengenali keinginan suara itu. Suara kedagingan menginginkan pemuasan hawa nafsu, nafsu mata, dosa perzinahan, dan kesombongan. Sebab keinginan daging adalah "percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya." (Galatia 5:19-21).  

Jika suara itu menginginkan "percabulan", maka itu adalah suara kedagingan. Jika suara itu menginginkan "kecemaran", maka suara itu adalah suara kedagingan. Anak muda, jika suara itu menginginkan pemuasan seksual di luar nikah, maka itu adalah suara kedagingan. Jika suara itu menginginkan "perseteruan, perselisihan", mengandung "iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri (egois), percideraan," maka itu adalah suara kedagingan! (Akan tetapi bisa juga suara orang yang di kuasai iblis). Jika itu adalah suara daging, maka suara itu bersumber dari daging, dan di tandai ketidaktenangan daging. Sebab daging akan berusaha mencapai keinginan busuknya. 

3. Suara Iblis (Suara si penggoda)

Bagaimana kita tahu bahwa itu adalah suara iblis? Adalah karena suara itu menentang firman Allah dan untuk melanggar kekudusan-Nya. Hal sederhana yang dapat dijadikan ukuran adalah bahwa suara itu memimpin kepada dosa dan kematian. "Pencuri datang untuk mencuri, membunuh dan membinasakan" (Yohanes 10:10). Suara iblis selalu memikat mata, memikat hati, memikat keinginan daging dan berusaha untuk memuaskan daging. Jika suara iblis yang mencobai Adam dan Hawa merayu dan memikat mereka untuk berbuat dosa, yaitu menentang hukum dan kekudusan Allah, demikian pula hingga saat ini. Jika saudara/i mendengar suara non visibel, yaitu suara yang tak dapat di dengar sebagaimana suara manusia pada umumnya, yang memikat kedagingan untuk berbuat dosa, maka jelas itu bukan suara Allah (sebab Allah tidak mencobai siapapun) tetapi suara iblis. Jika itu suara iblis, maka suara non visibel itu berbicara ke telinga dan menuju ke pikiran. 

Ketiga jenis suara ini memiliki ciri dan arusnya masing-masing. Solusi yang di berikan Roh Kudus agar tidak hanyut adalah "harus lebih teliti kita memperhatikan". Terdapat kata "teliti" dan "memperhatikan" yang berarti menimbang dua kali dengan hati-hati, suara siapakah ini? Mengapa saudara? Agar kita tidak hanyut oleh arus. Apakah itu artinya agar kita tidak melakukan kesalahan karena salah mendengar? Ya. Apakah itu berarti supaya kita jangan mudah menerima perkataan, terutama ketika sendiri, tetapi menimbangnya berkali-kali? Ya. Apakah itu berarti supaya kita tidak terburu-buru mengambil keputusan? Ya!. 

Amsal 19:2 (AYT)  Lagi pula, jiwa tanpa pengetahuan tidaklah baik, dan orang yang tergesa-gesa melangkah akan berbuat dosa. 

Kiranya firman Tuhan ini dapat kita terapkan dalam kehidupan kita, yaitu lebih waspada terhadap segala jenis suara terutama ketika kita sedang sendiri. 

Monday, July 6, 2020

[Lukas 23:43] Pengharapan berkat



Lukas 23:43 (TB)  Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

Tak berapa lama setelah mengatakan ini, Yesus menyerahkan nyawa-Nya dan Ia meninggal. Apakah tubuh Yesus dan orang yang di sebelah kanan-Nya yang berada di Firdaus? Tidak. Lalu bagaimana, bagian diri Yesus yang mana berada di Firdaus (Surga)? Adalah Roh-Nya. Dalam KJV di katakan "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan Roh-Ku." (Lukas 23:46). Roh Tuhan lah yang berada dalam kerajaan surga tepat pada "hari itu juga". Detik dimana Ia mengalami kematiaan, detik itu jugalah Roh-Nya berada dalam kerajan surga. Dan untuk orang percaya juga demikian. Detik dimana Lazarus meninggal, saat itu juga ia di bawa ke dalam kerajaan Surga. Yesus tidak berkata tentang kemungkinan bahwa penyamun di sebelah kanan-Nya "mungkin" akan masuk Surga. Ia berbicara tentang sebuah kepastian. Ia memberikan jaminan bahwa ia akan bersama-Nya dalam kerajaan-Nya. Jika itu tidak cukup bagimu, Ia juga membuktikan perkataan-Nya dengan kebangkitan-Nya. Dengan nama-Nya yang berkuasa menyembuhkan dan mengusir roh jahat, membuktikan bahwa Ia tetap hidup dalam kerajaan Surga bahkan hingga saat ini. Orang mati mana yang namanya berkuasa menyembuhkan orang hidup? 

Tetapi, apakah yang membuat penjahat itu masuk ke dalam kerajaan Surga? Adalah iman dan pengakuan nya kepada Yesus. Ia berkata “Ya Yesus, ingatlah aku ketika Engkau masuk ke dalam kerajaan-Mu.” (Lukas 23:42 AYT). Penjahat itu tahu bahwa ia tidak akan lolos dari kematian. Penjahat itu tahu bahwa ia akan mengalami kematian. Namun demikian, ia menaruh iman percayanya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat yang dapat memberinya tempat di kerajaan Surga. Penjahat itu menaruh iman bahwa Yesus berkuasa atas kehidupan setelah kematian, juga kerajaan Surga. 

Oh betapa indahnya hal ini. Betapa indahnya pengetahuan saat dimana kita mengalami kematian, saat itu juga kita di angkat ke dalam kerajaan Surga. Memerintah selamanya bersama Tuhan kita. Memandang wajah Bapa surgawi yang merindukan dan mengasihi kita. Bertemu dan berkenalan dengan hamba-hamba-Nya dalam kerajaan-Nya. Memuji dan menikmati jamuan bersama-Nya, selamanya. 

Kiranya doa kita saat ini "Ya Tuhan Yesus, ingatlah aku. Undanglah aku masuk ke dalam kerajaan-Mu ketika aku mati." 

Sunday, July 5, 2020

Berhala kekhawatiran


Amsal 3:5 (TB)  Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. 

"Percaya" di dasarkan pada suatu pengalaman. Jika seseorang berbohong, maka ia adalah orang yang sulit di percayai. 

"Segenap hati" artinya totalitas, 100 persen, sepenuhnya, menjadikan satu-satunya. Ibarat seorang suami hanya memiliki satu istri. Sepenuhnya dan untuk selamanya. Begitu juga dalam relasi dengan Tuhan. Dan aku percaya, jika kita tidak sepenuhnya percaya kepada Allah, maka itu adalah suatu penyembahan berhala. Ada allah lain selain Dia yang menjadi kepercayaan kita. Dan hal itu di namakan mendua hati. Termasuk jika itu menjadikan pengertian, logika, kekhawatiran, sebagai kebenaran mutlak atau sebagai allah untuk di percayai. Di namakan apakah hal ini? Tentu penyembahan berhala. 

Jika umat Israel menyembah anak lembu emas,  janganlah kita mengira bahwa kita tidak melakukan dosa yang sama jika kita masih percaya terhadap pengertian kita. 

Mulai saat ini, mari singkirkan allah logika, allah kekhawatiran dari hidup kita. Mari menjadikan Tuhan sebagai satu-satunya kepercayaanmu. Amin 

Monday, June 29, 2020

Relationship Goals (Pacaran) 😅


Halo guys. Selamat datang di blog saya. Kali ini saya akan menulis tentang relationship goals (pacaran). Tulisan ini adalah permintaan pembaca. Tulisan ini saya usahakan berdasar dari firman Tuhan yang adalah kebenaran. Pada akhirnya setiap pembaca memiliki kebebasan untuk setuju atau tidak setuju. So, enjoy!

Topik pembahasan :

  • Bagian I : Poin yang perlu di perhatikan
  • Bagian II : Relationship Goals

Bagian I : Poin yang perlu di perhatikan

1. Sudah menerima Kristus? 

2 Korintus 6:14-15 (TB) Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?
Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya?


Orang-orang yang tak percaya dalam ayat ini bukan berarti non Kristen. Memanglah surat ini di tujukan kepada orang percaya di Korintus. Akan tetapi, zaman sekarang ini, setiap orang Kristen bukan berarti mereka adalah orang yang percaya. Ada Israel sejati, ada Israel keturunan. Ada Kristen sejati, ada Kristen keturunan. 

Mengapa tidak menjalin hubungan dengan seseorang yang belum percaya? Karena gak seimbang itu gak enak. Pernikahan di ibaratkan dengan dua orang yang memikul kuk bersama-sama untuk pekerjaan Allah. Gak seimbang itu berarti berat sebelah!. Ada yang menerima beban lebih besar dan menderita karenanya, satu lagi gak menanggung beban apa-apa. Buat sakit!. Wkwk. Yakin mau pacaran dengan orang yang nyusahin? Yakin mau meneteskan air mata darah dalam perjalanan hidupmu? 😁

Selanjutnya di katakan tidak ada persamaan antara kebenaran dan kedurhakaan. Ibarat siang dan malam. Mungkin beberapa pembaca ada berpikir "Nanti aku bawa dia ke dalam terang. Selesai masalah." Yakin lu? Helloo 😅. Kalau memang jiwa kamu cukup kuat, dan mental kamu cukup tangguh, it's oke. Kalau memang kamu merasa bahwa kamu tidak akan jatuh ke dalam dosa, it's oke. Jangan-jangan nanti kamu malah jatuh ke dalam dosa. Paulus berkata tidak ada persamaan antara Kristus dengan Iblis. Anak Terang tidak dapat bersatu dengan anak kegelapan. Apa artinya? Artinya ketika kamu menjalin hubungan dengan seseorang yang belum percaya, maka rasa kebahagiaan nya itu rasanya gak maksimal. Yang ada pertengkaran dan perselisihan. Remember this "Kedagingan mengaktifkan kedagingan." Mungkin kamu telah lahir baru. Tapi ingat, kamu masih memiliki kedagingan. Orang yang hidup dalam kedagingan akan mempengaruhi kedagingan kamu. Dan keinginan daging cukup kuat untuk menuntun ke dalam kebinasaan. 

2 Korintus 6:17 (AYT) “Karena itu, keluarlah kamu dari tengah-tengah mereka, dan berpisahlah,” kata Tuhan. “Dan, janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu.” 

2. Mengerti beda nafsu dan kasih?

Yakobus 3:14-15 (TB) Jika kamu menaruh perasaan iri hati dan kamu mementingkan diri sendiri, janganlah kamu memegahkan diri dan janganlah berdusta melawan kebenaran!
Itu bukanlah hikmat yang datang dari atas, tetapi dari dunia, dari nafsu manusia, dari setan-setan. 


Apa itu nafsu? Sejatinya nafsu itu menaruh perasaan dengki kepada seseorang yang di anggap di sayangi ketiga ke egoisan tak terpenuhi. Jika ada satu pasangan. Dan salah satu di antaranya menaruh dengki karena ia tidak mendapatkan apa yang ia inginkan untuk memuaskan keinginannya (keegoisan nya), maka janganlah berdusa melawan kebenaran. Itu bukan kasih. Tetapi "dari dunia, dari nafsu manusia, dari setan-setan." Biasanya keinginan mata, keinginan daging. 

3. Mengalami kasih Allah?

1 Yohanes 4:8 (TB) Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. 

1 Yohanes 2:15-16 (AYT) Janganlah mencintai dunia ini atau hal-hal yang ada di dalam dunia. Jika seseorang mencintai dunia, kasih Bapa tidak ada di dalam dia. 
Sebab, semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging, keinginan mata, dan kesombongan hidup tidak berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. 


Orang yang belum mengalami kasih Allah pasti akan kesulitan dalam mengasihi. Sebab Alkitab sendiri berkata bahwa Allah adalah kasih. Dan aku percaya orang yang memiliki hubungan intim dengan Allah, akan lebih mudah mengasihi. Mungkin ia akan melakukan beberapa kesalahan, tetapi aku yakin ia akan belajar dari Allah bagaimana caranya untuk mengasihi sesama. Setuju?

4. Hidup dalam kekudusan?

1 Petrus 1:16 (TB) sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus. 

Mengapa harus hidup dalam kekudusan? Tentu karena dosa perzinahan adalah sesuatu yang jahat di mata Tuhan. 

Matius 5:28 (TB) Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.

Dosa perzinahan sejatinya tidak memerlukan tindakan. Ketika seseorang memandang seorang perempuan, dan menginginkan hubungan dengan dia, maka sejatinya ia telah berdosa. Jujur, saya sebagai penulis masih belajar untuk menjauhi dosa ini. Mengapa? Karena kedagingan tak dapat di percayai. Nafsu merupakan sesuatu yang melukai. Egois dan merusak. Jika seseorang memiliki nafsu dengan seseorang dalam hatinya, yang kurang adalah "kesempatan baik" untuk melakukan apa yang ada di dalam hatinya. Saya pribadi, butuh kasih karunia Allah untuk menjauhi dosa ini. How about you guys? 

5. Hidup dalam firman Tuhan? 

Mazmur 119:105 (TB) Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. 

Firman Tuhan adalah satu-satunya pedoman bagi hubungan yang sukses. Kita tahu, dalam hubungan mungkin ada perselisihan. Dan jika kita memiliki firman Tuhan, dan hati yang rela untuk belajar, saya yakin Tuhan akan memimpin dan memperbaiki karakter kita. Ia akan memimpin kita dalam kebenaran. 

6. Hidup di pimpin oleh Roh? 

Galatia 5:16 (TB) Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging. 


Mengapa kita harus di pimpin oleh Roh? Karena dosa kedagingan adalah sesuatu yang mengerikan. Kita butuh Anugerah Allah, dan tuntunan Roh Kudus agar tidak jatuh ke dalam keinginan daging. 

Galatia 5:19-21 (TB) Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, 
penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu — seperti yang telah kubuat dahulu — bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. 



Bagian II : Relationship Goals (Pacaran)

Berikut ini adalah pendapat pribadi saya. Tapi saya yakin bahwa pendapat ini dapat teman-teman jadikan sebagai suatu bahan pertimbangan. 


1. Dia dari Tuhan

Masa-masa pacaran bukan lagi masa-masa untuk memuaskan nafsu. Tentu hal ini akan menjadi sulit ketika kita tidak memiliki kasih yang dari pada Allah. Bagaimana dapat menemukan pasangan yang dari Tuhan? Hahaa, kita bahas lain kali kalau masalah ini. Karena saya juga masih belajar. Yang terpenting adalah hiduplah di pimpin oleh Roh. Sebab keinginan Roh semata-mata hidup dan damai sejahtera.

Roma 8:6 (TB) Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. 

Roh Kudus tidak menuntun kita kepada maut, tetapi kepada jalan kebenaran.

Yohanes 16:13 (TB) Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

So, jika kamu di pimpin oleh Roh, pasti deh kamu di pimpin ke pasangan yang Tuhan inginkan. 

2. Dapat saling mengasihi dengan tulus

Galatia 5:22 (TB) Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, 

Orang yang bergantung pada Roh Kudus pasti memancarkan kasih dalam dirinya. Sebab buah-buah Roh adalah kasih. Dan ya, buah-buah Roh sangat di perlukan dalam menjalin relasi dengan sesama.

3. Kerja sama

Kejadian 2:15, 20 (TB) TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.
Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.


Panggilan Tuhan Allah bagi Adam adalah untuk berkerja (mengerjakan taman Eden). Akan tetapi Adam memiliki sedikit kesulitan, sebab ia tidak menemukan penolong yang sepadan dengan dia. Lihatlah hamba-hamba Tuhan yang sejati. Atau bahkan orangtua saudara/i sekalian. Saya yakin mereka di persatukan untuk sama-sama bekerja dalam misi Tuhan.

4. Nyambung, terlebih lagi menolong.

Kejadian 2:18 (TB) TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."

Tuhan tau bahwa manusia itu tak dapat seorang diri. Itulah mengapa Ia menjadikan penolong baginya. Tuhan sendiri yang menjadikan, bukan kita. Jika Tuhan pada mulanya menciptakan pasangan bagi Adam untuk menolong dirinya, saya percaya zaman sekarang juga demikian.

Oke guys. Demikianlah pembahasan saya mengenai relationship goals. Setuju atau tidak, itu adalah hak setiap pembaca. Jika kamu memiliki pesan atau tanggapan, silakan tinggalkan komentar di bawah yah. Shalom! 

Sunday, June 28, 2020

Menjadi Generasi Z yang berdampak


Halo guys. Selamat datang di blog saya.
Kali ini kita akan membahas pengaruh anak muda di zaman ini. Oh ya guys, tulisan ini adalah tulisan permintaan pembaca. Jadi jika teman-teman memiliki permintaan tulisan, boleh tinggalkan di kolom komentar yah. Mari bersama-sama membangun blog ini. Setuju? 😉

Sadarkah kamu, sebagai anak muda kita memiliki pengaruh yang luar biasa. Nah, kali ini saya tidak akan membahas topik ini dengan hikmat pribadi saya. Tetapi dari Alkitab, yang saya yakini hikmat Allah sepenuhnya. 

Berikut topik pembahasan kita : 

  1. Apakah anak muda memiliki pengaruh?
  2. Bagaimana menjadi anak muda yang berpengaruh?
  3. Tokoh anak muda dalam Alkitab yang memiliki pengaruh.
  4. Apa yang anak muda dapat kerjakan di zaman ini?


1. Apakah anak muda memiliki pengaruh? 

Tuhan Yesus berkata bahwa kita adalah garam dunia, terang dunia, dan kota di atas bukit.

Matius 5:13-14 (TB) "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.


Dalam poin ini, kita akan membahas lebih detail tentang garam, terang, dan kota di atas bukit. 

1.) Garam
Garam tentunya berbicara tentang pengaruh, dan kebutuhan sehari-hari. Bagaimanakah menjadi sesuatu pribadi yang di butuhkan dan di perlukan? Salah satunya adalah ketika kita memiliki "rasa". Sebagai anak muda Kristen, kita di panggil untuk menghidupi kehidupan garam. Kita tidak di panggil untuk menjadi pribadi yang memiliki pengaruh buruk. Tetapi menjadi pribadi yang memiliki pengaruh yang baik seperti garam. Yaitu dengan cara menghidupi nilai-nilai Kekristenan. Garam pada zaman dahulu adalah sesuatu yang berharga. Bahkan lebih berharga dari emas. Kerajaan Roma juga pernah memberi gaji prajuritnya dengan garam. Jadi, Tuhan Yesus berkata bahwa kita anak-anak muda berharga. Kapankah garam kehilangan nilai nya? Yaitu ketika ia kehilangan identitas dan rasanya. Kapankah kita kehilangan harga dan pengaruhnya? Yaitu ketika kita membuang nilai-nilai kekristenan, dan tidak lagi hidup dalam kekudusan.

2.) Terang
Sebagai anak muda Kristen kita juga di panggil untuk menjadi terang dunia. Dunia ini sejatinya telah menjadi gelap dan di penuhi dengan kejahatan. Kita tahu, ketika bangsa Israel masih di perbudak di Mesir, Tuhan memberi tulah ke sembilan yaitu gelap Gulita (Keluaran 10:22-23). Mesir dapat di identifikasikan sebagai tempat di mana tidak ada rasa takut akan Tuhan, tempat perbudakan, dan tempat  penuh dengan pergumulan. Dan tempat itu adalah dunia. Dunia telah kehilangan terang, tetapi umat Allah, yaitu bangsa Israel tidak. Mereka memiliki terang ilahi sebab Tuhan Allah bersama-sama dengan mereka. Jadi, sebagai anak muda, bagaimana kita dapat menjadi terang dan memancarkan terang ilahi? Adalah dengan cara hidup di dalam Tuhan, hidup dalam tuntunan Roh-Nya dan firman-Nya. Ketika kita hidup demikian, kita tidak perlu bersusah payah untuk menjadi terang. Mengapa? Sebab kita telah menjadi terang di tengah-tengah dunia yang gelap. Yang perlu kita lakukan adalah menjaga terang itu, dan tetap senantiasa hidup dalam terang (Lukas 11:34).

3.) Kota di atas gunung
Selanjutnya kota di atas gunung. Kota di atas gunung berbicara tentang gaya dan nilai hidup yang lebih tinggi dari orang-orang pada umumnya. Sebagai anak Tuhan, kita di panggil untuk menghidupi standar hidup yang lebih tinggi, lebih bermakna, dan lebih terhotmat dari pada orang-orang dunia. Kita bukan lagi orang dunia, yang tidak memiliki terang. Tetapi kita adalah kota yang terletak di atas gunung. Kota yang tinggi, dan memancarkan terangnya dengan jelas pada malam hari. Tentu hal itu berbicara tentang persekutuan dengan orang-orang benar lain nya. Bersekutu dengan anak-anak Terang lain nya. 

Galatia 1:3-4 (TB) kasih karunia menyertai kamu dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus,
yang telah menyerahkan diri-Nya karena dosa-dosa kita, untuk melepaskan kita dari dunia jahat yang sekarang ini, menurut kehendak Allah dan Bapa kita.

Firman ini menjelaskan bahwa Yesus Kristus telah mati bagi seluruh dosa-dosa kita. Dan bukan hanya itu saja. Oleh kematian-Nya, Ia telah melepaskan kita dari dunia jahat yang sekarang ini. Mengapa Tuhan melepaskan kita dari hidup dunia ini? Adalah karena dunia ini jahat. Dunia ini di penuhi dengan nafsu mata, nafsu kedagingan, kesombongan, penyembahan berhala, dan cinta uang. Tuhan Yesus telah menebus kita dengan darah-Nya. Sungguhkah kamu mau mati binasa dalam perbudakan dunia? Sungguhkah penebusan Yesus kamu biarkan sia-sia? (Pembahasan Galatia 1:4)

2. Bagaimana menjadi anak muda yang berpengaruh?

Berdasarkan poin pertama, setiap anak muda Kristen pada dasarnya memiliki pengaruh dalam dirinya. Dan kita di panggil untuk tinggal dalam panggilan itu, yaitu sebagai garam, terang dunia, dan kota di atas gunung. Bagaimana agar dampak dan pengaruh itu bersinar terang? Adalah dengan cara menghidupi nilai-nilai kekristenan. Maukah kamu menghidupi kehidupan itu? Maukah kamu menjadi pribadi yang berdampak? Saya yakin, ketika kita hidup di dalam panggilan itu, kita menjadi seseorang pribadi yang berbeda dengan anak muda lain nya. Saya juga yakin, ketika kita menghidupi kehidupan itu, maka kita menjadi pribadi yang berdampak bagi sesama.

3. Tokoh anak muda dalam Alkitab yang memiliki pengaruh. 

1.) Yusuf
Yusuf adalah anak Yakub, yang kemudian di jual oleh saudara-saudaranya ke Mesir pada usia 17 tahun (Kejadian 37:2). Dan kira-kira usia 30 tahun (Kejadian 41:46), ia menjadi seseorang yang berpengaruh di Mesir. Ia menjadi perdana menteri Mesir oleh karena menafsirkan mimpi Firaun. Tetapi, apa yang membuat ia begitu berhasil?

i. Tuhan menyertai Yusuf (Kejadian 39:2)
ii. Yusuf memiliki kasih setia dari Tuhan (Kejadian 39:21)
iii. Yusuf adalah seorang yang bergantung pada Tuhan (Kejadian 40:8, 41:16)
iv. Yusuf tidak kompromi dengan dosa (Kejadian 39:12)
v. Yusuf dipenuhi Roh Allah (Kejadian 41:38)

Dari kisah hidup Yusuf, kita belajar bahwa hidup bergantung pada kasih setia Tuhan, dan menjaga kesucian hati dapat memberi kita harapan akan hidup yang lebih baik. "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan." (Amsal 4:23)

2.) Salomo
Salomo adalah anak Raja Daud, raja ketiga bangsa Israel. Dalam pemerintahannya sebagai raja, ia bukanlah seseorang yang beruban. Tetapi anak muda yang tak berpengalaman. Akan tetapi ia berhasil memimpin bangsa Israel dalam damai sejahtera tanpa peperangan. Apa yang membuatnya berhasil memimpin bangsa besar tersebut? Ia meminta hikmat kepada Allah.

2 Tawarikh 1:8-10 (TB)  Berkatalah Salomo kepada Allah: "Engkaulah yang telah menunjukkan kasih setia-Mu yang besar kepada Daud, ayahku, dan telah mengangkat aku menjadi raja menggantikan dia.
Maka sekarang, ya TUHAN Allah, tunjukkanlah keteguhan janji-Mu kepada Daud, ayahku, sebab Engkaulah yang telah mengangkat aku menjadi raja atas suatu bangsa yang banyaknya seperti debu tanah.
Berilah sekarang kepadaku hikmat dan pengertian, supaya aku dapat keluar dan masuk sebagai pemimpin bangsa ini, sebab siapakah yang dapat menghakimi umat-Mu yang besar ini?"

Setidaknya itu memberi kita harapan, bahwa kita dapat menjadi pribadi yang berhasil jika kita bergantung dan meminta hikmat dari Allah. Dan, jika kita belajar dari kegagalan Salomo untuk menjauhi ilah hawa nafsu mata dan kedagingan.

3.) Tuhan Yesus Kristus
Tuhan kita Yesus Kristus juga merupakan Pribadi yang berpengaruh. Bahkan hingga sekarang. Ya, kita tahu bahwa Dia adalah Allah yang menjadi Manusia. Sebagai anak muda, banyak yang dapat kita pelajari dari kehidupan-Nya. Misalnya : Melakukan firman Allah, hidup dalam tuntunan dan kuasa Roh Kudus, menjalin persekutuan dengan Bapa di sorga. Bagaimana, apakah kamu akan melakukan nya juga? ☺

4. Apa yang anak muda dapat lakukan pada zaman sekarang ini?

Saya, Ray Immanuel Manurung, sebagai penulis, tentu tidak ingin menjadi pribadi yang hanya mengetahui firman Tuhan tanpa melakukan nya. Bagiku, menulis tulisan rohani dalam blog merupakan suatu kesukaan. Dan aku percaya bahwa apa yang ku lakukan ini memiliki dampak meskipun itu tak sebesar batu besar yang jatuh ke dalam kolam. Dengan blog ini, aku percaya dapat memberitakan kasih dan firman Tuhan kepada sesama.

Dalam kehidupan perkuliahan, ada banyak yang dapat kita lakukan sebagai anak muda. Misalnya : gaya berbicara, perilaku, dan gaya hidup. (Ingat kehidupan garam, terang, dan kota di atas gunung). Ketika anak dunia cakap kotor, sungguhkah kita harus cakap kotor juga?

Dalam lingkup organisasi, menjadi pribadi yang menjalankan tugas, dan bertanggung jawab juga merupakan sesuatu yang dapat di tiru bukan? Selain itu, kita juga dapat memberikan ide-ide cemerlang bagi pelayanan kita.

Mari kita mengulas kembali tulisan ini. Sebagai anak muda, kita di panggil untuk menghidupi nilai-nilai kekristenan dan firman Tuhan. Dengan demikian kita dapat menjadi garam, dan terang bagi sesama. Ada beberapa tokoh anak muda dalam Alkitab yang dapat kita tiru. Yusuf, pribadi yang bergantung pada kasih karunia Tuhan, penyertaan Tuhan, dan menjaga kesucian hati nya. Pada akhirnya ia menjadi pribadi yang berpengaruh di Mesir. Salomo, raja muda yang bergantung dan meminta hikmat Tuhan. Hasilnya ia dapat memimpin sebuah negara besar tanpa peperangan. Kita juga belajar dari padanya untuk menjaga kesucian hati dari hawa nafsu mata dan keinginan daging. Tuhan Yesus Kristus, Pribadi yang melakukan firman Allah, hidup dalam kuasa dan pimpinan Roh Kudus, memiliki persekutuan intim dengan Bapa Surgawi. Hasilnya, Ia menjadi Pribadi yang berdampak dalam pelayanan-Nya. Selain itu, ada banyak yang dapat kita lakukan sebagai anak muda. Baik dalam kehidupan sehari-hari, perkuliahan (dunia kerja), dan pelayanan. Dan semuanya itu bergantung pada pribadi masing-masing.

Jadi, apakah yang akan kamu lakukan sebagai anak muda? 😊 Jika kamu bersedia, kamu boleh meninggalkan pesan di kolom komentar. Terimakasih. Saya harap tulisan ini dapat memberkati kamu yah. Shalom
-Ray

Thursday, June 25, 2020

Kak Novita Manurung, kakak penyabar



Halo guys. Selamat datang di blog saya. 
Kali ini saya akan menulis tentang seorang kakak yang bernama kak Novita Manurung. 

Bagiku, kakak ini adalah sosok yang peduli dan rendah hati. Dahulu ia adalah kakak rohani ku di sebuah UKM Kristen. Semenjak aku menjadi Mahasiswa baru, wadah/organisasi adalah tempat yang aku cari. Jadi, demikianlah perjumpaanku dengan nya. Kakak ini dahulu adalah seorang koordinator, yang bertanggung jawab mengkoordinir pelayanan. Meskipun demikian, aku dulu adalah adik rohani yang bandal baginya. Haha

Tak terhitung banyaknya bantuan yang telah ia berikan. Jika ada ayat Alkitab yang pas untuk menggambarkan dirinya, maka itu tentu "Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan." (Matius 5:7). Sebagai orang yang belum mengenal Kristus, dulu aku adalah pribadi yang punya banyak pertanyaaan tentang kekristenan. Puji Tuhan sekarang gak lagi 😅. Dan topik yang sering aku tanyakan padanya adalah tentang teman hidup. Waduh, parah!. Haha. Entah mengapa aku dahulu memiliki sindrom yang demikian. Akan tetapi aku sekarang belajar bahwa yang terpenting adalah taat akan pimpinan Roh Kudus. Maka Ia akan memimpin ke pribadi yang sesuai dengan kehendak-Nya. 

Dahulu aku adalah orang yang suka ke sekret UKM. Dan salah satunya adalah karena aku memiliki kakak ini yang tinggal disana. Meskipun dulu aku di sana sering di diamin karena mahasiswa baru. Haha. Dan dulu aku juga seorang pribadi yang keras kepala. Segala sesuatu harus di mengerti dengan logika. Jika aku menjadi abang rohani, mungkin aku tidak akan sabar menghadapi sikap ku dahulu sebagaimana cara kakak ini. Kak Novita adalah seorang yang sabar bagiku. 

Mungkin secara fisik tak lagi dekat. Akan tetapi kebaikan dan ketulusannya akan selalu berkesan di hatiku. Terimakasih kak Novita. God bless you. 😊

Sarah Evangelista, Gadis ceria


Halo guys. Selamat datang di blog saya. Kali ini aku akan menuliskan seorang teman yang perhatian, dan baik hati. Namanya Sarah Evangelista Hutahaean.

Ia adalah seorang gadis yang sedikit cerewet, susah di mengerti, namun juga perduli 😅. Bagiku Sarah adalah seorang yang ceria, tegas (wkwk), dan berbicara apa adanya. Hal yang tidak ku mengerti dari gadis ini adalah kehebohan nya. Kalau dia berjumpa denganku, pasti dia heboh, agak ngebentak, dan membuatku merasa seperti selebritis. Terlebih lagi rayuan nya (meskipun aku tak pernah termakan oleh rayuan nya. Haha).

Pintar bahasa Inggris, dengan jurusan Sastra Inggris. (Krik. . Krik. . Krik. . ). Suka bernyanyi, dan suka membaca buku. Sama seperti diriku. Dalam paduan suara, ia adalah seorang yang tegas, disiplin, dan bertanggung jawab. But anyway aku tidak akan membahas lebih dalam tentang itu.

Dengan wajahnya yang mempesona, aku yakin dia sanggup membuat cowok langsung terpikat. Haha. Ada sebuah kejadian yang lucu bagiku. Ceritanya kami janjian ibadah bareng jam 8 pagi. Sayangnya tak jadi, karena aku bangun kesiangan. Maaf yah rah. Aku ketiduran. Mungkin lain kali kita bisa ibadah sama? 😉

Oh yah, sebelumnya ia menantangku apakah aku akan mengingat satu momen tentang dirinya dalam tulisan ini. Let me guess. Mungkin itu adalah momen kaderisasi paduan suara. Dimana kita dulu satu kelompok bermain ular naga buta. Dan aku bilang padanya "Wangi kali rambutmu rah" 😅. Tapi memang benaran wangi kok. Gak ada niat apa-apa. Mungkin di taruh parfum kali yah. Bercanda.

Sekarang aku dan dia adalah Mahasiswa semester akhir. Dan kebetulan esok hari ia akan melaksanakan seminar proposal online. Aku berharap tulisan ini menjadi sesuatu yang menyemangati dirinya. Dan sesuatu yang berkenan padanya.

Pesan dariku : semangat rah. Dengan Tuhan kau pasti bisa. Santai aja. "Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. " (1 Petrus 5:7). Hidup kita bukanlah milik kita, tetapi milik Dia yang memberi hidup-Nya dan memelihara kita. God bless yah! 😁