SNBT merupakan singkatan dari Seleksi Nasional Berbasis Tes.
Tes SNBT dilaksanakan mulai tanggal :
Gelombang 1 : 30 April dan 02 – 07 Mei 2024
Gelombang 2 : 14 – 20 Mei 2024
II. Alur Jadwal
Berikut jadwal pelaksanaan SNBT 2024:
1. Pembuatan Akun SNPMB
08 Januari - 15 Februari 2024
2. Pendaftaran UTBK-SNBT
21 Maret - 05 April 2024
3. Pelaksanaan UTBK Gelombang 1
30 April dan 02 - 07 Mei 2024
4. Pelaksanaan UTBK Gelombang 2
14 - 20 Mei 2024
5. Pengumuman Hasil SNBT
13 Juni 2024
6. Masa Unduh Sertifikat UTBK
17 Juni - 31 Juli 2024
III. Tahapan
Secara umum tahapan pendaftaran UTBK-SNBT sebagai berikut:
1. Login Portal SNPMB dan Memilih Menu Pendaftaran UTBK-SNBT
2. Masuk ke laman https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id menggunakan akun SNPMB
3. Melengkapi Biodata
a. mengisi dan melengkapi biodata
b. unggah pas foto berwarna terbaru
c. verifikasi biodata
d. unduh dan unggah pernyataan tunanetra dan/atau hambatan visual
4. Memilih Program Studi dan Mengunggah Portofolio
Mengunggah portofolio wajib bagi peserta yang memilih program studi Bidang Seni dan/atau Olahraga
5. Memilih Pusat UTBK
6. Memperoleh slip pembayaran biaya UTBK bagi peserta non pelamar KIP Kuliah
7. Melakukan Pembayaran
Lembaga dan mekanisme pembayaran akan diinformasikan lebih lanjut
8. Mencetak Kartu Peserta UTBK-SNBT
9. Login ke laman https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id memilih menu pendaftaran UTBK-SNBT untuk unduh Kartu Peserta UTBK
IV. Materi
1. Tes Potensi Skolastik (TPS)
2. Literasi dalam Bahasa Indonesia dan Literasi Bahasa Inggris
3. Penalaran Matematika
V. Biaya
1. Biaya UTBK sebesar Rp200.000,- (dua ratus ribu rupiah)
2. Biaya yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apa pun.
VI. Deskripsi Materi UTBK
1. Tes Potensi Scolastik
TPS mengukur kemampuan kognitif yang dianggap penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi. Dalam TPS yang akan diuji adalah Kemampuan Penalaran Umum, Kemampuan Kuantitatif, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, serta Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis. Kemampuan kuantitatif akan mencakup Pengetahuan dan Penguasaan Matematika Dasar.
2. Literasi dalam Bahasa Indonesia dan
Bahasa Inggris
Mengukur kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.
3. Penalaran Matematika
Mengukur kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.
0 komentar:
Post a Comment